Lakukan Reses di Beltim, Ini Yang Disampaikan Darmansyah Husien

BELITUNG TIMUR – Dalam rangka menjalankan amanat konstitusional terkait penyerapan aspirasi masyrakat dan daerah pada masa reses masa sidang V tahun sidang 2021-2022, Anggota DPD RI Daerah pemilihan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melakukan reses yang bertempat di rumah kediaman Helmi M Fadhil, Desa Kurnia Jaya, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur. (13/7/2022).

Ir H.Darmansyah Husein dihadapan para tamu undangan mengatakan fungsi dan tugasnya serta berbagai hal atas apa yang telah laksanakan dalam menjalankan tugasnya selaku Senator.

Bacaan Lainnya

“Saya membidangi urusan keuangan anggaran APBN, urusan UKM, urusan perbankan usaha kecil menengah, koperasi, investasi perencanaan pembangunan Bappenas. saya selaku wakil ketua di DPD RI, saya generasi ke-4 dari Bangka Belitung. Dua tahun terakhir ini kita dilanda covid-19, sehingga kami baru setelah itu, kita  tidak bisa melakukan kegiatan seperti ini. Alhamdulillah walaupun tertunda begitu lama, kita ke kantor juga terbatas hanya 2 atau 3 orang masuk kantor, tidak bisa maksimal, ditambah lagi, boro-boro menambah anggaran  memperjuangkan juga sulit karena  refocousing  anggarannya, saya katakan kepada Bupati, Gubernur, mohon maaf paling-paling saya hanya bisa ingatkan kepada pengurus wilayah Jangan tergantung APBN,” papar Darmansyah.

Selanjutnya Senator Darmasyah Husein mengatakan berkenaan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang diluncurkan oleh Pemerintah, Dia akan selalu mengawasi untuk memastikan selama masa pandemi program PEN ini bisa berjalan dengan baik.

BACA JUGA  Itwasda Polda Babel Kunjungi Polres Beltim, Lakukan Wasops Peti Menumbing 2022

“Bagaimana usaha kecil menengah di masyarakat, ekonomi Indonesia 85% terdiri dari UKM, yang besar-besar hanya menyerap tenaga kerja 15%, saya katakan tidak bisa kita pacu lebih kencang maka omong kosong,’ ujarnya tegas.

Dikatakannya, ekonomi di Bangka Belitung, khususnya Belitung timur sudah mulai bangkit, “Tetapi jangan ibarat kata lagu, layu sebelum berkembang, jadi harus berkembang terus,’ ucapnya.

“Saya tahu di sini banyak kawan-kawan wartawan dan LSM mengetahui kondisi kehidupan daerah kita dan masyarakat, kita semua adalah pelaku ekonomi masyarakat pelaku ekonomi yang harus mempunyai manajemen” Lanjutnya.

Lebih jauh Darmansyah mengatakan anggota DPD setiap provinsi ada 4 orang di setiap provinsi. “Saya wakil ketua, yang ketuanya dari Kalimantan, keseimbangan yang kita perlukan di negeri ini kuat dan untuk menjadikan alat untuk memeratakan pembangunan, selain usaha Pemerintah meratakan pembangunan dengan memindahkan ibukota negara di Kalimantan, saya melihat ini upaya yang sangat-sangat jangka panjang,’ ungkap Darmansyah.

Ditegaskan Senator Darmansyah, usaha ekonomi, efeknya tidak terjadi dengan sendirinya, upaya lebih keras lagi untuk membuat pembangunan jadi merata di seluruh Indonesia, ini berkaitan dengan ekonomi. ‘Satu hal lagi saya ingin menyampaikan bahwa saya di bidang ekonomi. Saya bukan di bidang pertambangan kalau saya di ikut campur maka itu sudah melampaui kesepakatan,” kata Darmansyah.

” Di Beltim ini, ya memang belum ada investasi yang masuk ke Belitung Timur, Bupatinya harus bekerja keras bagaimana membenahi agar investasi masuk, selain investasi, sumber daerah bagaimana memberikan nilai tambah terhadap produk-produk, membuat investasi itu lebih nilai ekonomis itu yang perlu kita perjuangkan bersama-sama di bidang investasi” kata Senator tegas.

Sementara di sesi interaksi dialog bersama Senator, Baharan ketua LSM LMP Cabang Beltim memberikan masukan, bahwa ekonomi Belitung Timur itu memprihatinkan, “Walaupun kita tidak nambang, tapi tergantung kepada penambangan, namun Pak Darman bukan di bidang itu, mudah-mudahan Pak Darman dengan gaya-gayanya bisa itu,’ ujarnya.

BACA JUGA  APRI Beltim Gelar Diskusi, Harapkan Satu Persepsi

“Kita sama-sama kemarin memekarkan Belitung Timur, ternyata makin susah, dulu masih camat, pelabuhan itu masih bisa dilalui kapal di muara sungai Manggar itu, sekarang sudah kabupaten malah jadi parah, kapal tidak bisa masuk, kalau bicara UMKM kita hanya bergerak masing-masing, saya sendiri, saya harap ke depan Pak Darman jadi gubernur kita mendukung habis, dan tentang pengawasan dana PEN yang belasan miliar, itu sudah proses di Polda, saya dengar itu salah satunya” kata Baharan lagi.

Rahadian PJ Kades Kurnia Jaya berkesempatan menyampaikan berkaitan dengan pemulihan ekonomi, dengan pemanfaatan pekarangan dan penggemukan sapi, Rahadian juga menyampaikan talud yang roboh akibat rob, sehingga talud jebol yang berlokasi di belakang Jalan Sulawesi.

“Tahun lalu pernah disurvei dan belum dilaksanakan mohon dikawal, dan yang kedua berkaitan dengan alur kolong Bandung (Danau air Payau – red) perbatasan antara Desa Baru dengan Desa Kurnia Jaya. Pada saat surut kedalaman hanya 50 cm tidak dapat dilalui perahu nelayan, pernah diusulkan di tahun 2020 oleh 2 Desa yaitu  Desa Baru dan Desa Kurnia Jaya membangun talud kiri kanan alur kolong Bandung tersebut, dan pernah disurvei turun dari provinsi dan bertemu dengan masyarakat nelayan kami dan sampai ini belum terealisasikan, itu juga pak” Ungkap Rahadian.

Sementaranya itu juga, Khusnul Kholik Kades Desa Baru yang viral sebelum menjabat karena kesehariannya berprofesi sebagai juru parkir berkesempatan menyampaikan berkenaan ketahanan pangan tentang hidroponik.

“Tadinya penggemukan sapi, namun kita ada di desa kota itu tidak cocok, dirubah dengan hidroponik, kita juga usulkan mengadakan jalan penghubung antara kedua desa dengan jembatan penghubung antara dua desa, Desa Kurnia dan Desa Baru, di pantai Serdang ini sudah mengalami abrasi 500 meter yang sudah makan pantai, sekiranya untuk secepatnya untuk dibangun, jika tidak kawasan wisata pantai Serdang akan habis terkikis” Ujar Husnul Khalik.

BACA JUGA  Komisi III DPRD Babel Temukan Proyek Pemeliharaan Jalan Yang Rusak, Ini Kata Kepala UPTD PU Dinas PUPR Provinsi Babel

Dalam acara ini, antusias masyarakat dangat tinggi, kendati acara sudah selesai, namun belum mau beranjak lantaran mereka banyak yang mau bersua foto dengan Pak Darmansyah Husien, acara ini dihadiri tokoh masyrakat, tokoh adat, tokoh suku ras, Kepala Desa, BPD, Kadus, LSM dan Pers serta undangan lainnya.

.(Nining)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *