Turnamen Bupati CUP SBB U- 16 Ricuh

KPR.COM,MALUKU- Turnamen Bupati CUP SBB U-16 Tahun 2022 yang dilaksanakan di Lapangan Desa Waimital, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat berlangsung ricuh Kamis (13/1/22).

Diduga, kericuhan terjadi setelah tim Amalohi FC tidak Terima dengan keputusan wasit yang dinilai miring sebelah. Para pemain dan sporter Amalohi FC menilai wasit tidak steril dalam menjalankan tugas sebagai penengah.

Mereka berpendapat, beberapa pelanggaran yang dilakukan lawan terhadap pemain Amalohi FC tidak digubris wasit. Sementara jika hal serupa dilakukan oleh tim Amalohi FC ke lawannya baru di gubris. “Jangan jangan wasit berpihak ke tim lain”,. Ujar Hendrik Tuhenay

Petugas kepolisian yang berada di lokasi langsung melerai suporter yang sontak beradu mulut. Wasit yang sempat dibentak suporter akhirnya dievakuasi.

Melihat insiden kucing kucingan yang terjadi, kedua hakim garis pada laga itu mengambil langkah aman dimana mereka bergegas keluar dari lapangan

Pertandingan babak kedua antara Amakele FC, dan Amalohi FC yang masih tersisa waktu beberapa menit itu akhirnya dihentikan oleh Sekertaris Askab SBB, Fredy Penturi

Penturi beralasan jika langkah yang diambil untuk bagaimana mencegah terjadinya gesekan dan untuk mengantisipasi terjadinya caos berulang

“Demi mencegah adanya hal hal yang tidak diinginkan bersama maka pertandingan ini kami hentikan”,. Penturi

Dari hasil pantauan, Petugas keamanan yang mengamankan jalannya pertandingan sempat kewalahan mengamankan keadaan.
Setelah situasi kondusif, kedua tim akhirnya bubar meninggalkan arena.

Bukan hanya itu, Tim Amalatu FC dan tim Hatusua FC pun ikut menjadi korban gagal tanding lantaran insiden kejar kejaran itu. Untuk diketahui, Laga itu masih dalam posisi berimbang Amalohi FC dan Amakele FC scor 1-1.

(Ek-Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.