Terkait Kasus Minol, LSM FAKTA Minta Bea Cukai terapkan Pasal 104 Undang Undang Kepabeanan

KPR.COM, Belitung – Pada hari Senin 6 Desember 2021, LSM FAKTA mendatangi kantor Bea Cukai Tanjung Pandan. Kedatangan Lembaga ini untuk menanyakan penyelesaian kasus penyelundupan Minol yang terkesan lamban serta oknum pelakunya yang santer disebut sebut warga Belitung Timur.

Menurut Ketua LSM Fakta, Ade Kelana kepada Awak Media,Selasa (7/12/2021), Ia mengatakan, berdasarkan keterangan PPNS Bea Cukai Tanjung Pandan Ali Zubair, Nilai dari Minol sitaanya sekitar 8 milyar dan kalau ditambah pajak pajak yang harus dikenakan nilai total sekitar 16,8 Milyar.

“Jumlah yang sangat fantastis untuk tangkapan Bea Cukai di Pulau Belitung hingga saat ini,”ujarnya.

Kemudian Ade Kelana, mengatakan, dijelaskannya juga Lokasi penangkapannya bukan di pelabuhan Belitung Timur dan pelakunya belum diketahui.

Ade Kelana menyebutkan, Ali zubair juga menolak untuk menyebutkan nama ekspedisinya, dengan alasan untuk memudahkan upaya penyelidikan yang masih berproses.

Ketua LSM Fakta ini meminta Bea Cukai untuk menerapkan juga Pasal 104 Undang Undang Kepabeanan dalam menyelesaikan permasalahan ini, agar semua pihak yang terlibat dapat segera terciduk.

“Pasal 104 Undang Undang Kepabeanan kan cukup jelas, saya ingin pihak Bea Cukai Tanjung pandan menggunakan ini, bukan hanya menghitung kerugiannya saja, tetapi semua pihak yang menyebabkan kerugian ini harus diungkap dan ditangkap untuk mempertanggungjawabkanya secara hukum, dan jangan pakai lama,” tandas Ade kelana.

  • (Salis)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.