Antisipasi Potensi Banjir, Dansektor 21 Terima 5 Unit Motor Pengangkut Sampah dari Kodam III/Siliwangi

KPR – Antisipasi potensi banjir, Dansektor 21 Satgas Citarum Harum terima bantuan 5 unit sepeda motor pengangkut sampah dari Kodam III/Siliwangi.

Dengan bantuan ini, Kolonel Arm Nursamsudin mengatakan akan semakin meningkatkan upaya dan antisipasi pencemaran sampah di aliran sungai. Serta mengurangi potensi banjir akibat sampah yang menyumbat.

“Alhamdulillah kemarin kita dibagi Cator sepada motor yang ada gerobaknya untuk nariksampah dari bapak Panglima (Pangdam III Siliwangi),” kata Kolonel Nursamsudin saat ditemui di Posko Sektor 21, Taman Kehati, Cipageran, Kota Cimahi, Sabtu (6/11/2021).

“Tentunya optimalisasi dari pengelolaan dan penanganan terhadap sampah harus lebih maksimal,” tuturnya.

Diketahui sebelumnya, Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si menyerahkan 40 unit sepeda motor pengangkut sampah dalam mengantisipasi banjir di musim penghujan kepada 23 Dansektor Satgas Citarum Harum di Taman Pule Makodam III/Siliwangi Jalan Aceh No. 69 Bandung. Jum’at 05 November 2021.

Pada acara tersebut Kasdam III/Slw, Irdam dan Kapok Sahli Pangdam III/Siliwangi, Danrindam, Asrendam, Para Asisten Kasdam, serta Para Dansat/Kabalak Jajaran Kodam III/Siliwangi dan para Dansektor Satgas Citarum Harum.

Satgas Citarum Sektor 21 dalam hal ini mendapatkan 5 unit. Dengan tambahan armada tersebut, saat ini Sektor 21 memiliki 7 motor pengangkut sampah. Sebelumnya hanya memiliki dua unit.

Hal ini, menurut Nursamsudin merupakan bentuk perhatian yang luar biasa dari Pangdam III/Siliwangi. Mengingat saat ini di Jawa Barat khususnya wilayah Bandung raya tengah memasuki musim hujan.

 

“Ini pun insya Allah ke depan akan ditambahkan lagi, karena luas nya wilayah dan berat nya (tingkat) pekerjaan yang harus dilakukan oleh sektor 21 “ujarnya.

Tentunya, lanjut Dansektor 21, alat ini harapannya bisa meringankan tugas prajurit di lapangan, kemudian guna menjadikan efektif dan efisiensi penggunaannya.

BACA JUGA  Taekwondo Deninteldam XVI Pattimura, Kembali Mengukir Prestasi

“Alat alat ini nantinya akan ditempatkan di wilayah Subsektor yang bisa (mudah) dilewati kendaraan. Kalau gang (jalan) terlalu sempit tidak mungkin menjadi prioritas,” ungkapnya.

“Yang pasti wilayah subsektor yang padat penduduk kita prioritaskan ke sana,” imbuhnya.
Pihaknya akan meninjau secara lebih lanjut untuk menentukan wilayah, karena dirinya tak ingin ada duplikasi atau armada di satu wilayah.

“Untuk pemetaan nya sudah ada, namun nanti akan kita tinjau kembali. Karena kemungkinan kan juga dari pemerintah sudah ada. Jangan sampai ada duplikasi (armada),” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.