Pelantikan Bupati dan Euvoria Sehari

  • Whatsapp

Pelantikan Bupati dan Euvoria Sehari

Oleh:


Saman Amirudin Patty
(Anak Muda Maluku)

KPR.COM, Opini-Pada tanggal 20 September tempatnya di lantai 07 kantor Gubernur Maluku, telah dilaksanakan proses Pengambilan Sumpah jabatan sekaligus mengukuhkan Bupati SBB Timotius Akerina sebagai Bupati Seram Bagian Barat dari Pelaksanaan Tugas Bupati SBB menjadi Bupati Seram Bagian Barat Definitif.

Ucapan selamat dari pembuatan Baliho secara Formal hingga flayer atas nama pribadi, kelompok hingga atas nama Institusi pun terlihat berseliweran di dinding-dinding Facebook. Seolah-olah menggambarkan sebuah kebahagiaan besar yang di lontarkan setiap insan Manusia Kabupaten SBB yang menyambut lahirnya pemimpin mereka yang baru.

Ada yang menganggap ini merupakan sebuah langkah pembaharuan, ada juga yang menganggap ini merupakan berkah bak durian runtuh yang harus di nikmati, ada yang menganggap ini adalah langkah awal proses pembalasan dendam Politik dan, ada pula yang menganggap ini merupakan musibah. Tergantung kepentingan siapa yang mau di akomodir dan siapa yang tidak terakomodir.

Bagi yang di akomodir, menganggap ini merupakan Sebuah durian runtuh yang menginginkan agar adanya proses bagi-bagi kue kekuasaan, bagi yang tidak terakomodir menganggap ini merupakan musibah besar yang harus di terima.

Terlepas dari semua itu, bagi saya sebagai masyarakat, saya melihat tidak ada perubahan yang signifikan samasekali dalam proses pemerintahan ini. Yang terlihat aktivitas Pemerintahan ini hanya menjalankan pemerintahan serimonial yang menampilkan kegiatan-kegiatan yang Yang tidak berorientasi pada target pembangunan jangka panjang.

Progres pemerintahan hanya bicara seputar pilkades yang melahirkan blunder di masyarakat dan berpotensi melahirkan konflik internal soal tarik ulur Terima dan tolak Pilkades.

Program-program pemberdayaan masyarakat soal ekonomi kerakyatan tidak terlihat nampak di dalam diskursus Pemerintahan ini.

BACA JUGA  Anggota DPRD Kota Bandung Fraksi Gerindra, Nunung Nurasiah, S.Pd Bersama LSM PMPRI dan Manggala Berikan Bantuan ke Ponpes Nurusy Syifa/Baiturrahman Kabupaten Bandung

Jadi, Proses pelantikan itu hanya menampilkan sebuah potret eforia sesaat saja, seputar hura-hura biasa yang justru tidak menampilkan sebuah gambaran dari proses perubahan daerah di masa kini dan masa mendatang.

Akhir dari itu, semua orang kembali dan menikmati berkutatnya proses pembangunan daerah yang tidak ada perubahan samasekali.

Saya berharap, di beberapa bulan kedepan, minimal ada konsep-konsep baru yang di tawarkan oleh pihak pemerintah daerah demi kelanjutan pembangunan daerah yang berdampak panjang bagi masyarakat.
(Et/Red)

 

Koran Peduli Rakyat

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *