BBM Masih Langka, Komisi III DPRD Babel Lakukan Kunker ke Fuel Terminal Tanjungpandan

Eka Budiartha dan Rudi Hartono saat mengisi buku tamu di Fuel Terminal Tanjungpandan

KPR.COM, Belitung Timur – Terkait masih langkanya Bahan Bakar Minyak (BBM) di Pulau Belitung pada umumnya dan terutama khususnya di Kabupaten Belitung Timur, Komisi III DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Melakukan Kunjungan Kerja Ke PT Pertamina (Persero) Wilayah Sumatera Bagian Selatan Marketing Operation Region II Fuel Terminal Tanjungpandan Jalan Dahlan Nomor 78 Kecamatan Tanjungpandan Kabupaten Belitung. Kamis (16/09/2021).

Rombongan Komisi III DPRD Babel, Eka Budiartha S.Mn, M.Si, Rudi Hartono dan Taufik Mardin di saat berkunjung ke Fuel Terminal Tanjungpandan di sambut langsung oleh Sales Branch Manager (SBM) IV Sumsel Babel M Agung dan Supervisor Fuel Terminal BBM Tanjung Pandan M. Ricky Alfredo didampingi Hiswana Migas Belitung Sopian dan Frans.

Seusai melakukan pertemuan dengan pihak Pertamina, Sekretaris Komisi III DPRD Provinsi Babel Taufik Mardin mengatakan, kedatangan mereka sebagai tindaklanjut keluhan masyarakat yang akhir-akhir ini sulit mendapat BBM. Kepada pihak Pertamina di Tanjungpandan meminta Dua langkah jangka pendek yang harus segera dilaksanakan.

“Pertama ada pembagian waktu di SPBU, misalnya pagi hingga siang dan sore hari. Untuk umumnya pagi hari sampai siang, dan sorenya memang bagi orang-orang yang membeli untuk dijual lagi di tingkat pengecer, supaya tidak kacau,” kata Taufik Mardin

Kedua, mereka meminta agar pihak terkait membuatkan suatu catatan dengan sistem administrasi seperti mencatat plat nomor mobil dan motor, serta pengisian juga harus ada batasan. “Jangan mobil muatan 50 liter, tetapi isinya sampai 100 liter. Nah hal-hal itu yang kita batasi dalam waktu dekat ini,” terangnya

Sementara itu, Eka Budiartha S.Mn, M.Si kepada Koran Peduli Rakyat mengatakan harus ada langkah Pengaturan dan Pengawasan di SPBU dan APMS dalam hal pembelian BBM saat ini, dikarenakan kondisi BBM di Pulau Belitung sudah sangat mengkhawatirkan.

BACA JUGA  Berikan Penghargaan kepada 32 Personil Polres Beltim, Burhanudin; Sangat Mendukung Kerja Keras Polri, Khususnya Polres Belitung Timur

“Banyak sekali pengguna kendaraan bermotor yang kesulitan mendapatkan BBM untuk melakukan aktivitas sehari hari, tentunya harus melibatkan pihak keamanan dan Satpol PP untuk mengawasinya, karena SPBU merupakan objek vital yang memang sekarang ini menjadi titik sentral penjualan BBM,” ujarnya.

Menurut Eka Budiartha lagi, seluruh Pemangku Kepentingan, terutama Gubernur, harus bisa memfasilitasi penyelesaian masalah BBM di Pulau Belitung dengan melibatkan seluruh pihak.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.