Sebarluaskan Perda Provinsi Babel Nomor 10, Eka Budiartha Harapkan Masyarakat Babel Bebas Corona

KPR.COM, Belitung Timur – Propinsi Kepulauan Bangka Belitung  (Babel) merupakan salah satu Provinsi yang sudah menerapkan PPKM level 4 di beberapa kabupatennya dan kini diantara kabupaten yang menerapkan level 4 sudah menurunkan levelnya ke level 3. Untuk terus mengurangi peningkatan penyebaran Covid 19 di Provinsi Babel ini, Anggota DPRD Babel Eka Budiartha S.Mn, M.S.i melakukan Penyebarluasan Perda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung No 10 Tahun 2020 Tentang Adaptasi Kebiasaan Baru Dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 di Rumah Makan Vega Kecamatan Manggar Kabupaten Belitung Timur (Beltim). Kamis (09/09/2021).

Penyebarluasan Perda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung No 10 Tahun 2020 oleh Eka Budiartha S.Mn, M.S.i selain didampingi Heni Zuraida dari Dinas Kesehatan Provinsi Babel, tampak juga di hadiri Ketua DPRD Kabupaten Beltim Fezzy Uktolseja S.E, M.M, Drs Husaini Rasyid dan Mirza Saputra Anggota DPRD Beltim.

Disela sela acara, Anggota DPRD Beltim Drs Husaini Rasyid kepada Koran Peduli Rakyat mengatakan Penyebarluasan Perda Provinsi Kepulauan Babel Nomor 10 Tahun 2020 ini sangat perlu  disebarluaskan, sehingga masyarakat bisa lebih memahami tentang adaptasi kehidupan baru yang telah diatur didalamnya aturan aturan yang harus diikuti masyarakat beserta sangsi sangsinya.

“Yang paling kita sekarang anggap sangat penting, karena pemahaman terhadap dengan bagaimana kita beradaptasi dengan pandemi ini, tentunya terkait dengan Undang Undang, artinya dengan tidak mengikuti Protokol Kesehatan, terjerat dengan sangsi, nah ini yang kita khawatirkan, yang kita pandang perlu agar ini bisa disosialisasikan,” ujar Uut panggilan akrab Husaini Rasyid.

Selanjutnya Husaini Rasyid mengatakan, Ia mengkhawatirkan masyarakat yang belum memahami aturan aturan yang ada di dalam Perda ini, apabila masyarakat tidak mengikuti Protokol Kesehatan sebagaimana yang telah dijelaskan oleh Perda Nomor 10 ini.akan dikenakan sangsi.

BACA JUGA  Pelaksanaan Asasmen Nasional Berbasis Komputer SD Negeri 1 Badau Tahun 2021 Sukses Digelar

“Kita khawatir nanti ketika masyarakat terbelah memahami terhadap pandemi ini, ketika mereka melanggar, mereka akan kena sangsi, otomatis, artinya kalau yang namanya hukum ketika kita melanggar, tidak ada tawar menawar, nah ini yang kita khawatirkan, karena di beberapa daerah di NKRI ini sudah ada contoh mereka yang melanggar, ya tetap ditindak,nah ini yang kita khawatirkan,” ungkapnya.

Dengan adanya Penyebarluasan Perda Nomor 10 ini, Kata Dia, dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat, sehingga masyarakat bisa beradaptasi dengan kebiasaan baru dengan pola kehidupan baru dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini, dan dengan adanya Perda  Provinsi Babel Nomor 10 ini nantinya menjadi tuntunan untuk  Perda turunannya di Kabupaten Beltim.

“Mudah mudahan nanti, dengan sosialisasi ini memberi gambaran kepada masyarakat kita, bahwa pola kehidupan baru ini harus disosialisasikan, sehingga mereka tidak lagi menjadi polemik di masyarakat dan Kita berharap dengan adanya Perda di Provinsi akan ada turunannya di Kabupaten,”harap Husaini Rasyid

Sementara itu, Eka Budiartha S.M.n, M.S.i mengatakan, Perda Nomor 10 Tentang Adaptasi Kebiasaan Baru Dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-2019 ini dilahirkan untuk bagaimana masyarakat bisa melanjutkan kehidupan dengan rasa aman dan nyaman, karena memang Kehidupan harus tetap berjalan.

“Sehingga dalam menyikapi masalah tersebut haruslah ada konsekuensi yang harus kita jalani bersama, mulai dari masyarakat, pedagang, pengusaha maupun pemerintah yang terbagi dalam berbagai sektor,“pungkasnya.

Dengan adanya Perda ini lanjut Eka, diharapkan bisa mengurangi dan mengendalikan pandemi covid ini dengan satu pemikiran dan kesepakatan yang sama.

“Dan tentunya sebagai suatu Peraturan Daerah, Perda ini juga mengatur sanksi bagi yang melanggarnya,dan Kita berharap masyarakat Babel terbebas dari Covid-19,” ucap Eka Budiartha.

BACA JUGA  Wujud Sinergitas dan Dukungan Polri, Kapolda Babel Hadiri launching Brizzi LPG Card dan aplikasi Brimola

(Salis)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.