Ditanggapi : 209 kali. 233 views

Kunjungi PT SWP, Ini yang Diminta Komisi III DPRD Babel

KPR.COM, Belitung Timur -Tiga anggota Komisi III DPRD Propinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) meminta PT SWP memberikan fasilitas pembangunan plasma di desa yang bersentuhan atau yang terdampak langsung dari HGU  PT SWP. Hal ini disampaikan anggota Komisi III Babel saat melakukan Kunjungan Kerja ke PT Stalindo Wahana Perkasa (SWP) di Desa Mayang, Kecamatan Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur Selasa (13/07/2021),

Tiga anggota Komisi III DPRD Propinsi Babel, Eka Budiartha S.Mn, M.Si, Rudi Hartono dan Taufik Mardin mengunjungi PT SWP dan melakukan pertemuan dengan Senior Manager HRD dan jajaran Humas PT SWP di Gedung Olahraga Komplek Perkantoran Aik Karang PT SWP.

Dalam pertemuan tersebut anggota Dewan Propinsi Babel ini meminta kepada pihak PT SWP yang bergerak di bidang perkebunan sawit ini untuk lebih bisa memfasilitasi pembangunan plasma di sekitar HGU PT SWP.

Salah satu rombongan Komisi III DPRD Propinsi Babel, Eka Budiartha S.Mn, M.Si seusai melakukan pertemuan dengan PT SWP kepada Media Peduli Rakyat, mengatakan, meminta pihak Perusahaan, dalam hal ini PT SWP untuk memahami marwah dari memfasilitasi pembangunan kebun masyarakat sekitar dalam bentuk Plasma, tujuannya adalah untuk mensejahterakan masyarakat sekitar lokasi HGU dan mengurangi kesenjangan masyarakat sekitar dengan pihak Perusahaan.

“Kami meminta bahwa hanya ada 11 Desa yang bersentuhan atau terdampak langsung dengan lokasi HGU PT SWP yang bisa difasilitasi pembangunan Plasma,”kata Eka

Menurut Eka sapaan akrab Eka Budiartha, pembukaan Plasma PT SWP saat ini, sudah jauh dari lokasi HGU Perusahaan, untuk itu, lanjut Eka harus dilakukan Evaluasi.

Kemudian kata Eka lagi, harus dilakukan juga upaya lain berupa penyediaan lahan kebun masyarakat, “Bisa dilakukan melalui HPK( Hutan Produksi Konversi) seperti diatur dalam Permen KLHK no 51 tahun 2016, karena memang faktanya saat ini tanah untuk pertanian cuma ada di Kawasan HP,” imbuhnya.

BACA JUGA  Subsektor Cisangkuy Terus Laksana Patroli Sungai dan Komsos

Sementara itu, Senior Manajer HRD PT SWP, Bambang Suharsono mengatakan, kedatangan anggota DPRD Propinsi Babel dalam rangka pengawasan tentang Amdal dan dampak sosial dari Amdal tersebut.

“Termasuk apakah plasma sudah ada atau tidak, Dia verifikasi di situ,”ujar Bambang.

Terkait plasma PT SWP, Ia menyebutkan pihak PT SWP sudah ada plasma, yang saat sekarang ini dalam tahap penyelesaian plasma itu di legalitas.

“Artinya legalitas itu, itu menjadi plasma kita, setelah diverifikasi oleh pemerintah, satu, memang lahannya ada, fisiknya ada, sawit-sawitnya sudah kita pindahkan,  terus pemiliknya diketahui dan ditandatangan pak bupati, calon lahan dan calon lokasi, itu sudah ada, kalau pak bupati tanda tangan di situ artinya sah lah, baru kita buat perjanjian kerjasama, itulah akan menjadi plasma kita,” bebernya.

Kemudian Bambang mengatakan bahwa pembangunan plasma PT SWP pada saat ini sudah  terbangun lebih dari 20 persen.

“Nah kalau pisik plasma dilapangan, kita sudah melebihi 20 persen,”ungkapnya.

(Salis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *