Anggota DPRD Malteng Sambut Baik, Wisuda Tahfidz Al-Qur’an Juz 29 & 30 Angkatan 1 Kailolo

KPR.COM, Malteng-Penggelaran Wisuda Tahfidz Al-Qur’an juz 29 dan 30 angkatan satu yang di laksanakan oleh yayasan Al-Islah dan tuju MIN 7 kabupaten maluku tengah, (Malteng) di sambut baik. Hal ini berdasarkan pantauan media ini Sabtu, (10/04/21)

Anggota DPRD Maluku Tengah, M. Jen Marasabessy dalam sambutanya mengatakan” secara pribadi dirinya sangat menyambut baik dengan di selenggarakannya Wisuda Tahfidz Al-Qur’an Juz 29 dan juz 30 Angkatan I Tahun Ajaran 2021 yg di laksanakan oleh Yayasan Al – Islah dan Min 7 Maluku Tengah tersebut. Kegiatan Wisuda dan para Tahfidz qur’an ini memiliki peran penting dlm upaya menumbuhkan minat baca al qur’an di kalangan muda generasi kailoloa.” ujarnya.

“Beta secara pribadi memberikan apresiasi yang luar biasa kepada para guru, ustadz dan ustadzah Min 7 Maluku Tengah, MTs Al Islah Kailolo dan MA Al Islah Kailolo yang secara serius dan konsisten dalam membimbing dan membina para santri tahfidz dan penghafal al qur’an.” ujar Marasabessy.

“Beta bangga dengan tekat para guru tahfidz secara ikhlas dan istiqomah yang membimbing para calon kader penjaga al qur’an tanpa kenal lelah rela mengorbankan waktu, tenaga, pikiran dan bahkan material demi tujuan mulia. Berkat tangan dingin dan ketulusan mereka Alhamdulillah kita memiliki calon-calon generasi Qur’ani yang mampu menjaga dan memilihara kemurnian al qur’an insya allah mereka-mereka ini dapat mengembalikan nama baik negeri kailolo yang selama ini di kenal dengan negeri para ulama.” benernya.

“Pada kesempatan ini beta ingin berpesan kepada para santri wisuda tahfidz Al Qur’an yang telah hatam menghafal agar menjaga hafalannya. Karena, menjaga hafalan Al Qur’an itu lebih sulit ketimbang hafalannya. Menghafal al qur’an itu lebih mudah bagi yang mau menghafalnya, namun yang lebih berat adalah yang ingin memelihara hafalannya.” jelas Anggota DPRD Maluku Tengah Komisi IV itu.

BACA JUGA  Wisuda Tahfidz Al-Quran Angkatan I Negri Kailolo, Resmi Digelar

Sementara pada kesempatan yang sama Ketua Yayasan Al Islah, Ibu Nurlela Marasabessy dalam sambutanya mengatakan” mereka ingin mendirikan Rumah Tahfidz Qur’an yang permanen yang nanti di bangun di negeri Kailolo dusun Hitapory, dimana dusun Hitapory itu akan di jadikan sebagai Dusun Santri Negeri Kailolo.” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama pula Bapak  M. Jen Marasabessy Anggota DPRD Maluku Tengah  komisi IV, berniat akan  menghibakan anggaran sebesar 50 juta  untuk pembangunan rumah tahfidz Qur’an tersebut.  Ini semata-mata marasabessy menyampaikan dengan bantuan anggaran tersebut dapat dimanfaatkan oleh ketua yayasan untuk pembangunan tahfidz dalam rangka  untuk menampung para tahfidz Qur’an di Negeri Kailolo yang nantinya dibangun di dusun hitapory.

Marasabessy juga mengatakan sangat  mengapresiasi niat baik ketua yayasan Al-Islah  yang mana nantinya di dusun hitapory itu mau dijadikan sebagai dusun santri. Tutupnya.

(epan/Red)

Koran Peduli Rakyat

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.