Kolonel Arm Nursamsudin Pelajari Kondisi dan Permasalahan Sungai Cisangkuy

Dalam mempersiapkan rencana aksi tahun 2021, Dansektor 21 yang baru mempelajari kondisi dan permasalahan yang ada di wilayah kerjanya yang tersebar dalam 18 Subsektor. Pantau kondisi dan permasalahan sungai Cisangkuy, Dansektor 21 Kolonel Arm Nursamsudin sambangi Posko Subsektor 18 Pangalengan dan Subsektor 07 Cisangkuy, Selasa (9/2/21).

Panjangnya Sungai Cisangkuy yang membentang dari hulu Gn. Bedil dan bermuara ke Sungai Citarum sepanjang 51,14 KM, sebagian panjang alirannya menjadi wilayah kerja Subsektor 18 Pangalengan dan Subsektor 07 Cisangkuy, Sektor 21 Kabupaten Bandung.

Bacaan Lainnya

Pada kunjungannya ke Posko Subsektor 18 Pengalengan, ada beberapa hal yang disampaikan oleh Dansektor 21 kepada Anggotanya di sub 18 diantaranya, menjaga keamanan dalam melaksanakan tugas pekerjaan di sungai. Hal ini disampaikan dikarenakan pada musim hujan keadaan dan volume air sulit diprediksi, yang kedua agar seluruh anggotanya senantiasa menjaga kesehatan pada situasi covid-19 dan musim penghujan ini.

Adapun kendala Subsektor 18 disampaikan oleh Serma Ajang. Sungai Cisangkuy dan anak, cucu termasuk cicit Citarum cukup panjang, dengan kondisi alam yang terjal dan berbatu. Selain itu, masih tumbuh semak belukar serta bambu dan sebagainya di bantaran sungai yang dapat meyumbat air, lalu kesadaran masyarakat sebagian masih belum tergugah akan pentingnya kebersihan Sungai, terbukti dengan adanya sedikit sampah yang masih terbawa ke sungai Cisangkuy.

Kunjungan kerja dilanjutkan ke Subsektor 07 Cisangkuy pada sore harinya, pukul 14.30 WIB Dansektor 21 sampai ke Posko Subsektor Cisangkuy didampingi Serka M Ridwan.

BACA JUGA  Sampah Kiriman Menumpuk di Pintu Air Adimaja

Diketahui sebelumnya bahwa Subsektor 07 termasuk wilayah industri yang diantaranya ada beberapa aliran pembuangan limbah dari perusahaan mengaliri sungai Cisangkuy wilayah Subsektor 07. Maka, Kolonel Arm Nursamsudin mengajak anggotanya utbuk mengecek sejumlah perusahaan yang ada pengelolaan limbah, serta mempelajari proses IPAL yang ada di perusahaan-perusahaan tersebut.

Setelah mengecek pengelolaan limbah, Dansektor 21 memberikan pengarahan kepada anggota Subsektor 07 dilanjutkan perjalanan menuju keberadaan alat berat yang berada di bantaran sungai Cisangkuy.

Keberadaan alat berat di bantaran sungai Cisangkuy sendiri dalam rangka pengerukan atau normalisasi sungai yang berada di wilayah Subsektor 07 sepanjang 8 km.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.