Pembangunan TPS 3R Citarum Harum Berdampak Pada Ekonomi Masyarakat

Dengan menggandeng beberapa awak media, Satgas Citarum Harum Subsektor 15 Sumedang memantau perkembangan perencanaan pembangunan sarana TPS 3R dan sanimas di wilayah Subsektor Sumedang pada hari Selasa (7/7/2020.

Dijelaskan oleh Serka Eri K bahwa di subsektor Sumedang ini ada sebanyak 24 unit yang akan dibangun di antaranya 12 TPS 3R dan 12 Sanimas. “Untuk TPS 3R ini ada 12 lokasi yang berada di 3 kecamatan di antaranya kecamatan cimanggung, kecamatan Pamulihan dan Kecamatan tanjungsari. Sementara sanimas ada 12 juga yang berada di 3 Kecamatan yaitu Kecamatan Jatinangor, Kecamatan cimanggung, dan kecamatan Pamulihan,” ucap Serka Eri.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, Gianarto Taryadi selaku Ketua KSM Walatra mengucapkan terima kasih dan menyambut baik pembangunan TPS 3R di wilayahnya, “Kita akan siapkan beberapa langkah pengendalian sampah dengan mengelola. Kita tidak akan lagi menjadikan TPS sebagai ‘Tempat Pembuangan Sampah’ tetapi TPS adalah ‘Tempat Pengelolaan Sampah’ kita KSM Walatra bersama warga akan siapkan teknologi yang sinergi dengan Balai sehingga ini bisa terkendali mengenai persampahan,” jelasnya.

Kepada awak media Ginarto menjelaskan pula bahwa untuk pembangunan TPS 3R di wilayah Desa Raharja, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang ini akan dibangun di lahan seluas 300 meter persegi yang merupakan tanah wakaf, “Tanah ini merupakan tanah wakaf dari orang yang tidak mau disebutkan namanya, nantinya di sebelah TPS 3R akan dibangun pesantren yang akan ikut mengelola TPS 3R tersebut,” katanya.

BACA JUGA  BINMAS POLRES MALTENG: Mimbar Jumat dan Agenda Pembinaan Umat.

“TPS 3R ini nantinya akan mengelola sampah di 3 RW dulu ya itu RW 03 RW 09 dan RW 11 karena standar Balai untuk luasan area 250 M2 bisa menampung sampah dari 400 KK,” lanjutnya.

Dirinya melihat antusias dari Masyarakat, dari Pembangunan TPS 3R ini Menurut Ginarto selain kebersihan juga berdampak pada sisi ekonomi, dengan pemanfaatan sampah organik menjadi Pupuk dan pemanfaatan sampah Plastik serta Budidaya Maggot, “Luar biasa pemanfaatannya, mulai dari penjualan POC (Pupuk Organik Cair) dan Kompos Padat, kita bisa bekerjasama dengan beberapa pengelola perkebunan, kemudian juga untuk Maggot itu untuk beberapa budidaya lele itu bisa dimanfaatkan. Lebih juh lagi pemanfaatan dari sampah ini dampak ekonomi yang ada, banyak Warga sekitar yang ikut berperan aktif ikut bekerja mengelola sampah tersebut,” jelasnya.

Setelah berakhirnya kegiatan peninjauan, bertempat di Posko Subsektor 15 Sumedang Serka Eri memaparkan bawha sementara ini apa yang telah dikerjakan dari awal proses sampai ke lahan dengan pembentukan KSM, KPP dan pembentukan KPS, “Itu sudah dilaksanakan dan tidak ada masalah, untuk kendala lahan juga tidak ada masalah. Ada sebagian warga yang menghibahkan lahannya dan ada juga dari carik desa. mungkin kalau pas sebelum mengetahui manfaat dan fungsi dari Sanimas ataupun TPS 3R kebanyakan warga sekitar ada yang pro dan kontra, setelah sosialisasi Alhamdulillah kita jelaskan tugas dan fungsi manfaatnya dari TPS 3R maupun Sanimas dan tentang Citarum harum hampir semua warga yang memahami malah berharap pelaksanaannya segera dimulai,” paparnya.

Subsektor 15 Sumedang ini ditugaskan oleh Dansektor 21 Kolonel Inf Yusep Sudrajat untuk mengawasi pelaksanaan pembangunan TPS 3R dan Sanimas Citarum Harum agar berjalan lancar, aman dan tertib.

BACA JUGA  Giat Rutin Satgas Sektor 21 Subsektor 03 Cipamokolan

Dijelaskan lebih lanjut bahwa di Sumedang ini memang membutuhkan masih banyak pembangunan TPS 3R dan Sanimas, hal ini disebabkan sebagian besar masyarakat masih membuang sampah ataupun limbah domestik nya langsung ke aliran anak sungai Citarum. “Wilayah sektor 15 Sumedang kurang lebih ada 40 desa, hampir semua membutuhkan itu untuk mempercepat sistem pembangunan Citarum yang sekarang digalakkan oleh pemerintah,” pungkasnya. (Ros)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.